Postingan

Menampilkan postingan dengan label politik

Maaf, Anda belum memberikan teks yang perlu diterjemahkan. Mohon berikan teks tersebut agar saya dapat membantu Anda dengan akurat.

Gambar
Tohir78 Hari ini Kamis 19 Juni 2025, Kementerian Keuangan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2025 tahap 1 mengumumkan hasil tes substansi atau tes terakhir yang prosesnya sudah dimulai sejak 1 Januari 2025 lalu. Sebanyak 182 kampus luar negeri siap dipilih untuk kuliah S2 dan S3 yang dibuka Beasiswa LPDP 2025 hari ini, Jumat, (17/1/2025). Beasiswa Lembaga Dana Pengelolaan Pendidikan (LPDP) menawarkan banyak keuntungan seperti biaya kuliah sepenuhnya hingga lulus, uang saku bulanan, dan biaya lainnya. Beasiswa LPDP yang bisa digunakan untuk studi S2-S3 ke luar negeri tersebar di empat program, di antaranya Beasiswa Reguler, Beasiswa Targeted, Beasiswa Afirmasi, dan Beasiswa Kolaborasi. Dalam empat kategori ini, ada banyak jenis beasiswa lagi yang juga bisa dipilih mahasiswa untuk kuliah ke luar negeri. Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "182 Kampus Luar Negeri Tujuan Beasiswa LPDP 2025, Kuliah S2-S3 Gratis", Klik untuk baca:

Fakta Zohran Mamdani yang Mengukir Kemenangan Besar di New York, Siap Membuat Sejarah Baru dalam Pemilihan Wali Kota

Gambar
Tohir78 Kemenangan Zohran Mamdani dalam pemungutan suara awal Wali Kota New York mengejutkan banyak pihak dan langsung menyedot perhatian media nasional dan Internasional. Dalam pusaran politik yang selama ini didominasi oleh elite yang sudah mapan, munculnya figur muda progresif menjadi pertanda arah baru dalam dinamika demokrasi di kota ini. Dilansir dari reuters.com dan nymag.com Berikut beberapa fakta penting terkait kemenangan Zohran Mamdani yang menarik untuk dibaca. 1. Figur 'Underdog' yang Memenangkan dengan Gemilang Zohran Mamdani, seorang legislator muda dari distrik Queens yang sebelumnya nyaris tidak dikenal publik secara luas, berhasil mencatatkan kejutan besar dalam politik New York dengan mengalahkan Andrew Cuomo. Cuomo sendiri merupakan mantan Gubernur New York yang telah lama malang melintang di dunia politik dan mendapat dukungan dari tokoh-tokoh elit seperti Bill Clinton dan Michael Bloomberg. Cuomo sebelumnya dipre...

Makanan Bernutrisi Gratis: Politik Kebijakan dan Uji Etika Keadilan Ruang

Tohir78   Antara Gizi, Gagasan, dan Kesulitan Pemerataan Saat pemerintah mengumumkan kebijakan ambisius untuk memberikan makanan bergizi gratis bagi seluruh siswa SD hingga SMA, banyak pihak menyambut dengan optimisme. Sebagian orang menilainya sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam menyejahterakan rakyat. Sebagian lain memandangnya dengan sinis—sebagai manuver populis menjelang transisi kekuasaan. Namun di luar perdebatan politik, kebijakan ini perlu dianalisis secara lebih substansial: dari aspek keadilan sosial, landasan ekonomi, dan distribusi ruang. Apakah ini bentuk nyata dari keadilan distributif atau sekadar repetisi dari janji-janji kosong yang tidak mengakar? Untuk mengupasnya, kita perlu menyandingkan empat kerangka teoritis utama: teori pemerataan ekonomi, efek aliran bawah, hierarki kebutuhan Maslow, dan gagasan keadilan spasial dari Edward Soja. Dari sinilah kita bisa menilai: apakah kebijakan ini lahir dari kesadaran sistemik atau sekadar kosmet...